<iframe src="https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdIwgFtgvODoxdXTtkK6dmZRLBUYGz7M1Tvy2K3wxpXR9nA7g/viewform?embedded=true" width="640" height="437" frameborder="0" marginheight="0" marginwidth="0">Memuat…</iframe>
Nahwu kls vii
Pelajaran Nahwu 9 : BAB I’ROB (بَابُ الإِعْرَابِ) الْإِعْرَابُ هُوَ تَغْيِيْرُ أَوَاخِرِ الْكَلِمِ لِخْتِلَافِ الْعَوَامِلِ الدَّاخِلَةِ عَلَيْهَا لَفْظًا أَوْ تَقْدِيْرًا (al i’roobu huwa taghyiiru awaakhiril kalimi likhtilaafil ‘awaamilid daakhilati ‘alaihaa lafzhon au taqdiiron) I’rob adalah perubahan tanda pada akhir kata karena perbedaan ‘amil (faktor) yang masuk pada kata tersebut, baik perubahan itu secara lafazh (tersurat) atau secara perkiraan (tersirat). Penjelasan : Perubahan pada setiap kata (dalam bahasa arab disebut kalimat) dipengaruhi oleh perbedaan ‘amil (faktor yang menyebabkan berubah). Misalnya kata الرَّجُل (ar rojul) bila tidak ada ‘amil yang masuk padanya maka kedudukannya netral bisa الرَّجُلُ – الرَّجُلَ – الرَّجُلِ (ar rojulu – ar rojula – ar rojuli) tidak mu’rob, tidak mabni, tidak dirofa’, dan tidak pula yang lain. Tetapi apabila pada kata الرَّجُل (ar rojul) dimasuki oleh ‘amil maka akan berubah sesuai dengan jenisnya. Perhatikan tiga conto...
Komentar
Posting Komentar